Destinasi

Pemula Pun Bisa Sampai Puncak dalam 5 Menit — Coba Abu Oreum

🍊
Editor GYULI
2026-07-30 · 11 menit baca
Tempat Bagus · Abu Oreum
Puncak yang hanya 5 menit
Kawah bundar yang dikelilingi hutan cemara

Hari ini GYULI ingin memperkenalkan Abu Oreum, yang terletak di Kota Jeju. Jeju dikatakan memiliki lebih dari 360 oreum besar dan kecil, dan di antara semuanya, Abu Oreum dikatakan menonjol sebagai tempat yang bisa didaki bahkan oleh pendaki oreum pemula tanpa terlalu khawatir. Lerengnya dikatakan landai dan merata di semua sisi, membuatnya terasa lebih seperti jalan santai daripada pendakian berat yang bikin ngos-ngosan, menurut banyak cerita. Jika kamu ragu mencoba mendaki oreum untuk pertama kalinya, atau sedang mencari tempat yang mudah dijalani bersama anak-anak atau orang tua, baca terus sampai akhir ya. GYULI masih ingat, oreum pertama yang didaki saat baru mulai hiking oreum dulu adalah Abu Oreum ini.

Seberapa Mudah Sebenarnya 'Landai di Semua Sisi' Itu?

Di antara banyak oreum di Jeju, tidak sedikit yang dikatakan punya 'dua wajah' — landai di satu sisi, curam di sisi lain. Bahkan Gaksibawi Oreum yang pernah diperkenalkan GYULI sebelumnya dikatakan punya sisi utara yang landai dan punggungan selatan yang cukup curam. Abu Oreum dikatakan sedikit berbeda dari oreum semacam itu. Ke arah mana pun kamu memilih untuk mendaki menuju puncak, lerengnya dikatakan tetap landai secara merata, sehingga sering diperkenalkan sebagai oreum yang bisa didaki dengan santai tanpa perlu terlalu memikirkan arah.

Karena lerengnya landai, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak juga dikatakan singkat. Kamu dikatakan bisa mencapai puncak dalam sekitar 5 hingga 10 menit, jadi tidak perlu memakai sepatu hiking yang berat dan menyiapkan mental — sepatu kets biasa yang nyaman saja dikatakan sudah cukup untuk banyak orang. Ini dikatakan sangat direkomendasikan bagi yang baru pertama kali mencoba mendaki oreum, atau siapa pun yang ingin merasakan pemandangan oreum Jeju dalam waktu singkat.

BERDASARKAN ANGKA5~10 menitwaktu yang dikatakan dibutuhkan untuk mencapai puncak berkat lerengnya yang landai

Kawah Bundar dan Hutan Cemara yang Menanti di Puncak

Sesampainya di puncak Abu Oreum, kamu dikatakan akan menemukan kawah bundar yang cekung — gumburi peninggalan aktivitas vulkanik masa lalu. Setiap oreum di Jeju dikatakan punya bentuk kawah yang berbeda-beda, dan kawah Abu Oreum dikatakan menonjol karena pohon cemara yang ditanam rapat di sekeliling tepinya. Banyak cerita menggambarkan pemandangan cemara hijau yang mengelilingi kawah bundar itu sebagai sesuatu yang mengesankan, dan sebagian orang bilang rasanya seperti berdiri di tengah arena bundar raksasa.

Untuk pendakian sesingkat itu, ini dikatakan cukup pemandangan istimewa yang kamu temui. Hutan cemara dikatakan menunjukkan warna hijau yang berbeda setiap musim, jadi suasananya dikatakan sedikit berubah tergantung kapan kamu berkunjung. Berjalan mengelilingi kawah di sepanjang punggungan puncak juga dikatakan menjadi salah satu cara menikmati Abu Oreum. Banyak yang bilang pemandangan sekitar yang terlihat dari puncak juga terasa berbeda setiap kali, tergantung musim dan cuaca, yang jadi salah satu alasan sebagian pengunjung datang lagi dan lagi tanpa bosan.

Aneh tapi menyenangkan — hanya mendaki 5 menit, tapi pemandangan yang begitu berbeda terbentang di depan mata. Aku selalu merasakan itu setiap kali mendaki Abu Oreum.

— 🍊 GYULI

Oreum Ramah Pemula yang Cocok Dipadukan — Yongnuni Oreum

Di sisi timur Jeju, dikatakan ada oreum lain dengan lereng landai seperti Abu Oreum, yang juga mudah bagi pemula. Itulah Yongnuni Oreum. Oreum ini juga dikatakan punya lereng landai dan pendek yang mudah dijalani segala usia, dan dikatakan butuh waktu sekitar satu jam untuk berkeliling. Setelah mendaki Abu Oreum dengan santai dalam 5 hingga 10 menit, melanjutkan dengan berjalan di Yongnuni Oreum juga bisa jadi tambahan bagus untuk rencanamu.

Kedua oreum ini sering dikatakan direkomendasikan bagi pendaki pemula di Jeju, jadi jika kamu belum yakin harus mulai dari mana untuk mendaki oreum, merencanakan satu hari yang memadukan Abu Oreum dengan Yongnuni Oreum bisa jadi ide bagus. Berjalan di kedua oreum pendek ini saja dikatakan sudah cukup untuk benar-benar merasakan pesona oreum Jeju.

Beberapa Hal yang Baik Diketahui Sebelum Berangkat

Karena Abu Oreum tidak butuh waktu lama dan lerengnya landai, dikatakan kamu tidak perlu banyak perlengkapan. Meski begitu, karena ini pendakian di luar ruangan, rasanya dikatakan bisa berubah cukup banyak tergantung cuaca dan musim, jadi ada baiknya membawa topi dan air untuk menghalau sinar matahari saat musim panas, dan jaket tahan angin saat musim dingin.

Seperti banyak oreum lain di Jeju, Abu Oreum juga dikatakan buka setiap saat, tanpa biaya masuk atau jam buka tertentu. Meski begitu, papan penunjuk dan kondisi lokasi dikatakan bisa sedikit berubah tergantung musim, jadi ada baiknya mengecek lagi ulasan pengunjung terbaru sebelum berangkat. Berjalan pelan-pelan di bagian punggungan puncak dengan sepatu yang nyaman seharusnya membuat siapa pun bisa menyelesaikan perjalanan ini tanpa banyak kesulitan. Banyak pengunjung dikatakan berkendara ke dekat oreum lalu berjalan kaki naik dari sana, jadi ada baiknya juga memikirkan cara transportasi terlebih dahulu.

🍊 Daftar Periksa GYULI
Sepatu kets nyaman atau sepatu trekking
Topi dan air saat musim panas, jaket tahan angin saat musim dingin
Berjalan pelan-pelan di bagian punggungan puncak
🍊 Foto Asli, via GYULI
Abu Oreum
Abu Oreum · 사진 · 한국관광공사
🍊

Tips GYULI · Abu Oreum dikatakan punya lereng landai di semua sisi dan butuh sekitar 5 hingga 10 menit untuk mencapai puncak, jadi bahkan pendaki oreum pemula pun bisa mencobanya tanpa terlalu khawatir. Meski begitu, karena ini pendakian luar ruangan, kondisinya bisa berubah tergantung cuaca, jadi kenakan pakaian sesuai musim, sepatu yang nyaman, dan berjalanlah pelan-pelan di bagian punggungan puncak.

🍊
Abu Oreum hanya butuh sekitar 5 menit untuk sampai puncak, jadi bahkan yang baru pertama kali mendaki oreum pun bisa mencobanya tanpa khawatir. Naiklah ke puncak dan pastikan melihat kawah yang dikelilingi hutan cemara itu.
#Abu Oreum#Oreum Jeju yang Wajib Dikunjungi#Oreum untuk Pemula#Puncak Kawah Gunung Berapi#Oreum Hutan Cemara

Lebih banyak dari GYULI

Lainnya →
  1. DestinasiPelabuhan Gueom, Pergilah Saat Matahari Terbenam
  2. Sisi Dalam JejuLadang Garam Batu Bercangkang Kura-kura: Kisah 390 Tahun dari Desa Nelayan Gueom
  3. DestinasiPelabuhan Gimnyeong, Kental dengan Aroma Laut dan Semangat
  4. DestinasiNamanya Terdengar Menyeramkan, Tapi Katanya Justru Seru untuk Dikunjungi
  5. DestinasiDari Jocheon-eup ke Hallim-eup — Yuk Bertemu Dolhareubang Karya Maestro 40 Tahun
  6. DestinasiPelabuhan Geumneung, Ternyata Setenang Ini
  7. DestinasiGeoseun-saemi Oreum: Nama yang Terdengar Asing, Menyimpan Legenda Mata Air yang Mengalir Berlawanan Arus